other homepage

Saturday, February 2, 2013

Apa Kabar?

Semuanya sudah tahu. Tak ada yang perlu diceritakan. Ini mengisahkan sebuah pesawat kertas yang sudah lama dilipat dan mengharapkan terbang. Berjalan di bawah jembatan, ia mendapatkan pemandangan yang asing. Seorang anak kecil dengan ingus di bawah lubang hidungnya berlari sambil membawa layang-layang uniknya. Dan tertawa. Sesekali ia mengecek ke sekelilingnya dan menunduk. Oh dia kenapa? Aku berlari sekuat yang kubisa.
Anak kecil itu berlari kembali. Kupandang punggungnya. Tak terlihat satu raut pun dari wajahnya. Kalian bisa bayangkan apa yang terjadi jika sebuah kertas mengejar seorang anak kecil. Namun aku tidak diciptakan "rasa lelah". Sehingga aku sepenuhnya dapat berlari tanpa batas!
Punggung itu ambruk. Kakinya bersimpu tanah. Menangis.
Dengan iba, aku berdiri 2 meter di sebelahnya. Ia mulai melihat ke arahku. Melihat-lihat kemampuan fisikku. Dia mengambil ancang-ancang mundur dan berlari sambil menerbangkanku setelahnya. Aku terbang... bersama mimpinya

No comments:

Post a Comment