Hari ini kembali kupandangi buku yang sudah tertutup. Sempat berkali-kali
ku terheran dengan yang sudah kutulis di dalamnya.
Iya, ia tak kosong
Coba buka saja kenangan di dalamnya, itukan ceritamu, benakku. Tanpa
berpikir panjang kuturuti. Dan...taraaa. Masih rupawan sekali tulisannya. Membuat malu ini tersipu. Halaman terdepan berganti ke halaman-halaman
berikutnya. Jantungku berdetak, mataku sesekali terpicing.
Tak terasa lembaran-lembaran halaman sudah menumpuk. Semua tinta itu hitam. Tak menarik! Hingga pada akhirnya sampai di ujung halaman, tinta pena hitam itu menipis. Sudah lupa akan kutulis apa pada saat itu. Kabarnya, tinta pena hitam pun sudah mengering. Entah kabar dari mana.
Mungkin memang benar. Karena terlanjur lupa, kuputuskan untuk menutup kembali.
Tapi... mengapa usahaku dalam mencoba melupakan itu direlikui isak dan 'deras'? Padahal hanya buku karangan biasa..
Kata 'hanya'nya sangat kuat. Kertas ya kertas..tak bisa menjadi tisu. Tak bisa dipakai untuk menghapus dan mengelap.
Ada waktu
Ada luang
Ada kesempatan
Dan ada kelembutan yang terlihat samar..
Untuk itu, sebelum memutuskan untuk hapus dan lupakan semua yang telah tulis.....
Lebih baik kau tanya pada hati yang menjagamu
Showing posts with label my life. Show all posts
Showing posts with label my life. Show all posts
Thursday, August 21, 2014
Saturday, September 28, 2013
Baru Ngeposting
Sudah beberapa bulan ini jangan nge-blog. Salah satu
alasannya adalah tugas resume/review dari kampus. Yap! Dhana udah kuliah nih di
universitas negeri di Jakarta. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah
namanya. Senengggggg banget bisa masuk sini! Karena letaknya ada di Jakarta,
hoho~
Baru awal ngampus aja udah dapet berlembar-lembar silabus
yang isinya tugas resume. Tapi e-tapinyaaa.. kuliah itu seru, bro! Di sini tuh
gak kenal ama yang namanya senior-senioran. Dan beda banget nget nget lah sama
jaman SMA.
Kalo dulu di jaman SMA masuk jam setengah tujuh gerbang udah
ditutup, sekarang mah ada jadwal-jadwalnya kapan masuk pagi dan kapan bisa
molor pagi di rumah. Kalo dulu cuma dengerin guru ceramah di kelas, sekarang
giliran gue yang ngoceh di depan sekaligus dapet tamparan-tamparan pertanyaan
ngerii. Kalo dulu make seragam salah aja dapet point, sekarang mah pake baju
bebas gak ada yang ngelarang.
Eniwei, gue bangga udah jadi mahasiswi. Ditambah lagi gue
masuk ke jurusan ke salah satu jurusan yang gue suka di SMA, Sosiologi. Yaaaaa
meskipun itu jauh dari prediksi cumin gue tetep bersyukur kok. Lagian gak salah
kok jadi sosiolog, toh dunia ini emang lagi butuh seorang sosiolog.
Padahal di lubuk hati gue yang terdalam….gue masih pengen
banget masuk sastra jepang. Hiks
Wednesday, July 24, 2013
Perestuankah?
Mataku terpejam
Ketika terbuka, cahaya keperakan menghiasi penglihatanku
Berkali-kali aku memicingkan mata
Menangkap suasana di depannya
Kudapati aku sedang memandangi lukisan kaligrafi-kaligrafi
indah
Melingkar di atas langit-langit yang condong ke luar seolah
membentuk kubah
Di sekelilingnya berdiri tiang-tiang penopang
Aku terengah, aku berada di dalam sebuah bangunan suci
Badan ini terbangun, kedua kakiku terjulur ke depan
Badan ini tertutup kain putih nan bersih
Seluruh kujur tubuhku terbalut
Dari kepala hingga kakiku
Kulihat sekitar
Ternyata aku berada di sudut tengah bangunan ini
Ku menoleh samping kanan, kiri, dan belakang
Tak ada siapapun
Oh kecuali ketika ku melihat ke arah depan
Ada sesosok laki-laki berpakaian putih bersih
Baju koko dan celana bahan itu begitu pantas dikenakannya
Namun ia tidak mengenakan kopiah
Dari tempat dudukku terdengar sayup-sayup suaranya
Syair yang ku kenal dengan baik
Lantunan ayat Al Qur’an yang begitu indah didengar
Begitupun dengan suaranya
Hingga habis syair itu, ia pun menoleh ke arah belakang
Mata kita bertemu
Detak jantungku berdegup kencang
Wajah dan senyuman pria ini kukenal dengan baik
Di tempat indah ini…
Di tempat yang suci ini…
Kami dipertemukan
Di rumah suci Alloh
24 Juli 2013 – 01.45 a.m
Bunyi alarm membangunkanku. “Ternyata hanya mimpi,” pikirku
dengan penuh kesal. Aku bergegas mengambil air Wudlu dan segera melaksanakan
Sholat Tahajud. Ku ceritakan semuanya pada Tuhanku.
Ya Alloh…
Engkau Yang Maha Mengetahui
apa yang ada di bumi
dan apa yang ada di langit…
Aku tak kuasa menahan
rasa rindu ini.
Sungguh Engkau
ciptakan makhluk dengan sempurna
Tak keraguan bagiMu,
Ya Rabb
Ya Alloh…
Engkau Yang Maha
Pemberi Petunjuk
Bagi seluruh umat
manusia di muka bumi ini…
Bawalah hamba ke
tempat yang Engkau ridho’i
Buatlah perasaan yang
sudah Engkau beri ini menjadi sebuah petunjuk kepada hamba
Untuk kembali ke jalan
yang benar
Ya Alloh..
Engkau Yang Maha
Pengabul
Jika memang benar Kau
pertemukan kami di rumahMu itu..
Maka pertemukanlah
kami kelak di SurgaMu
Aamiin…
Semua tentang mimpi itu sungguh luar biasa. Aku dengan dia
tak pernah bertegur sapa selama 15 hari di bulan Romadhon ini. Ini semua
kuasaNya. Aku bermimpikan kami bertemu di rumahNya. Dan do’aku hanya satu…
Pertemukan kembali di SurgaNya nanti. Aamiin…
Tuesday, July 23, 2013
ceritanya curhat
hehehehe... kali ini aku mau curhat bentar boleh dong? he he he
malam ini tidak seperti malam malam yag sebelumnya. aku masih merenungi bunyi hape di genggamanku. "sudah lumayan lama", pikirku. emang wajar sih ya di bulan suci ini keluarga aku melarang keras untuk mendekati yang namanya "zinah mata".
yaaa you know lah... udah lama gue mengagumi seseorang. sebenernya udah tau lama orang itu, tapi baru deketnya udah 3 bulan ini. jaaaauuuuuh berbeda sama pria pria sebelumnya yang pernah mengisi hati. aku pun menyadari. semua temenku juga menyadarinya. well, aku emang selalu menceritakan pria yang lagi aku "'deketin" sama mereka. dan seperti biasa ratusan ledekan yang kudapati dari mereka. yaa sebutan umi & abi lah, ustadz & ustadzah lah. tapi yang penting di sini tuh aku hanya bersyukur sama rasa yang udah dikasih Tuhan ini.
15 hari sudah berlalu. Tak satu bisikkan kabar terdengar. Hati ini rindu. Ingin rasanya bertemu tapi belum waktunya. Kami masih terlalu muda. Butuh waktu lagi untuk mengenal lebih jauh. Kata-kata "laki-laki dan perempuan yang sedang bercumbu lebih baik tak bertemu di bulan suci selalu terngiang di kepala." Di samping itu, aku tak kuasa menahan rindu ini. Sumpah! Kangen banget!
malam ini tidak seperti malam malam yag sebelumnya. aku masih merenungi bunyi hape di genggamanku. "sudah lumayan lama", pikirku. emang wajar sih ya di bulan suci ini keluarga aku melarang keras untuk mendekati yang namanya "zinah mata".
yaaa you know lah... udah lama gue mengagumi seseorang. sebenernya udah tau lama orang itu, tapi baru deketnya udah 3 bulan ini. jaaaauuuuuh berbeda sama pria pria sebelumnya yang pernah mengisi hati. aku pun menyadari. semua temenku juga menyadarinya. well, aku emang selalu menceritakan pria yang lagi aku "'deketin" sama mereka. dan seperti biasa ratusan ledekan yang kudapati dari mereka. yaa sebutan umi & abi lah, ustadz & ustadzah lah. tapi yang penting di sini tuh aku hanya bersyukur sama rasa yang udah dikasih Tuhan ini.
15 hari sudah berlalu. Tak satu bisikkan kabar terdengar. Hati ini rindu. Ingin rasanya bertemu tapi belum waktunya. Kami masih terlalu muda. Butuh waktu lagi untuk mengenal lebih jauh. Kata-kata "laki-laki dan perempuan yang sedang bercumbu lebih baik tak bertemu di bulan suci selalu terngiang di kepala." Di samping itu, aku tak kuasa menahan rindu ini. Sumpah! Kangen banget!
ungkapkan
Alihkanlah padaku pandangan kepada seseorang itu
Tersenyumlah padaku
Wajahmu, suaramu, selalu kuingat
Bibirmu yang membuatku menjadi terpikat
Membuatku menjadi tergila-gila
Karena kusuka, suka dirimu
Ku akan selalu berada di sini
Walau di dalam keramaian
Tak apa tak kau sadari
Karena kusuka, suka dirimu
Hanya dengan bertemu denganmu
Seperti popcorn yang meletup-letup
Kata-kata “suka” menari-nari
Di lubuk hatiku rasa sayang yang terus menerus meluap
Oh senangnya miliki perasaan ini
Ku sangat merasa beruntung …
Pasir pantai putih bersih
Seperti perasaan jujur
Yang memaksaku tuk minta maaf
Sayang yang terlalu dalam
Biarkanlah kumiliki dirimu
Walau hanya di dalam mimpi …
Kau idola diriku
Kehadiranmu bersinar denga terangnya
Keajaiban bertemu dengamu
Kuingin memelukmu dengan bermandikan cahaya musim panas
Kita bagaikan sepasang kekasih… suatu saat di dalam mimpi
Menyilaukan… saat tatap wajahmu dari samping
Dalam hatiku ingin menyentuhmu dengan lembut
Keisenganku saja
Walau kusuka, namun tak terucapkan
Kita berdua disinari cerahnya matahari
Perasaanku ini akan terus berlanjut
Apapun yang terjadi!
Lebih jauh menuju cakrawala ujung sana
Aku pun sendirian menatap langkah kaki
Tak mampu bilang suka
Perasaan ini… ku sangat ingin mengutarakan padamu
Hanya pada sosokmu, kubisikkan perasaanku
Sadarilah ketukkan dari diriku
Kuingin jawaban dari rasa sayang
Oh, baby, the only request is you~
Kusuka dirimu… kusuka…
Kuberlari sekuat tenaga
Kuteriak sebisa suaraku
Walau susah untukku bernafas
Kuingin kau mendengarkan …
Akhirnya kita bisa bertemu
Kuyakin.. oh kuyakin…
Ku akan bahagiakan dirimu
“Jika… Jika kamu ragu, takkan bisa memulai apapun
Ungkapkan perasaanmu. Jujurlah dari sekarang juga”
Katakanlah dengan berani
Jika kau diam akan tetap sama
Janganlah kau merasa malu
“suka” itu kata paling hebat
Ungkapkan perasaanmu.
Jujurlah dari sekarang juga
Heavy Rotation – Kimi no Koto ga Suki Dakara
– Ponytail to Chou-Chou – Baby! Baby! Baby! –Oogoe Diamond – Gomenne, Summer
Monday, July 22, 2013
aku, kau dan Dia
Aku cemburu padamu, karna kamu suka sama Dia
Aku bersyukur pada Dia, karna Dia kamu ada
Aku bersyukur pada Dia, karna Dia kamu ada
Wednesday, July 17, 2013
I Like Rain
malam, para pembaca.
dhana lagi di menikmati suasana yang kebanyakan orang tidak menyukainya. biasa lah... mungkin emang itulah perbedaan. dan aku menghargai itu. bagiku, hujan itu unik. pada musim hujan di Indonesia, hujan pun datang di kebanyakan hari. di musim kemarau pun, hujan juga sempat tuh mampir. hawa dinginnya itu lho yang bikin ngangenin aku... dan suka sedih kalau awan di atas sana hanya menampakkan bagian tubuhnya yang berwarna abu-abu, bukannya malah menurunkan hujan kepadaku.
hmmm sempat berkhayal ingin menjadikan hujan sebagai peliharaanku.
yaa . . . namanya juga khayalan . . .
jadi bisa menghiburku di kala termenung.
eeetapi ga bisa diajak ngobrol yah?
oke ralat!
hmmm sempat berkhayal ingin menjadikan hujan sebagai partner pribadiku.
yaa . . . namanya juga khayalan . . .
jadi bisa menghibur sekaligus bisa diajak curhat di kala terkena galau syndrom
eeetapi ga bisa terus bareng bareng yah?
oke ralat lagi!!
eemmmh sempat berkhayal ingin menjadikan hujan sebagai kekasih abadiku.
yaa . . . namanya juga khayalan . . .
jadi bisa menghibur, diajak curhat, sekaligus menemani hari-hari dengan indahnya.
soalnya kalau aja hujan di dekatku, aku ngerasa nyaman. romantis ya.
emang sih keliatan aneh. yaaaaa namanya juga khayalan!
dhana lagi di menikmati suasana yang kebanyakan orang tidak menyukainya. biasa lah... mungkin emang itulah perbedaan. dan aku menghargai itu. bagiku, hujan itu unik. pada musim hujan di Indonesia, hujan pun datang di kebanyakan hari. di musim kemarau pun, hujan juga sempat tuh mampir. hawa dinginnya itu lho yang bikin ngangenin aku... dan suka sedih kalau awan di atas sana hanya menampakkan bagian tubuhnya yang berwarna abu-abu, bukannya malah menurunkan hujan kepadaku.
hmmm sempat berkhayal ingin menjadikan hujan sebagai peliharaanku.
yaa . . . namanya juga khayalan . . .
jadi bisa menghiburku di kala termenung.
hmmm sempat berkhayal ingin menjadikan hujan sebagai partner pribadiku.
yaa . . . namanya juga khayalan . . .
jadi bisa menghibur sekaligus bisa diajak curhat di kala terkena galau syndrom
eemmmh sempat berkhayal ingin menjadikan hujan sebagai kekasih abadiku.
yaa . . . namanya juga khayalan . . .
jadi bisa menghibur, diajak curhat, sekaligus menemani hari-hari dengan indahnya.
soalnya kalau aja hujan di dekatku, aku ngerasa nyaman. romantis ya.
emang sih keliatan aneh. yaaaaa namanya juga khayalan!
siap-siap cemburu ya!
akhirnya postingan ini muncul juga
hey ho blog! sumringah yeeeh si eneng dhanatapi lagi dicumbu rasa kangen yang amat terdalam dan terkasih. hari ini hari Rabu, dan lebih tepatnya lagi jatuh di bulan Ramadhan lho! makanya si dhana kangen berat ama doi! itu artinya jadwalnya lebih padet dan uang lebih banyak terkuras selama 1 bulan! yaaa you know lah about "breakfasting together" a.k.a bukber
-------------
mengenai judul yang di atas, dhana memastikan untuk para pembaca ini termasuk secret admirer-nya untuk tidak terkejut apa yang akan dhana bahas.
jadi begini.. bermula dari organisasi pecinta alam di sekolah-lah dhana bertemu dengan 9 orang yang unik-unik. awalnya kami hanya berkumpul di salah satu warung nasi goreng di dekat sekolah kami. itu pun kejadiannya udah 3 tahun yang lalu. kami sempat jaim-jaiman. makan 1 piring buat 2 orang yang padahal porsinya tuh 1 piring buat berempat.
keesokannya di sekolah, kami dengan tidak sengaja makan bareng di kantin. mulai cerita ini-itu. buka aib si anu-ani. toyor pundak sono-sini. hingga tercetuslah untuk mengadakan bakar-bakaran di salah satu rumah. pada malam itu, gelak tawa dan canda tak terhentikan.
6 bulan telah berlalu...
kami butuh sesuatu yang menantang. kami haus akan rasa kebahagiaan dari sebuah ikatan persaudaraan kami ini. dan kami memutuskan untuk berangkat ke salah satu gunung di Jawa Tengah. tingginya 3153 mdpl. kami akan mendaki .......
hey ho blog! sumringah yeeeh si eneng dhana
-------------
mengenai judul yang di atas, dhana memastikan untuk para pembaca ini termasuk secret admirer-nya untuk tidak terkejut apa yang akan dhana bahas.
jadi begini.. bermula dari organisasi pecinta alam di sekolah-lah dhana bertemu dengan 9 orang yang unik-unik. awalnya kami hanya berkumpul di salah satu warung nasi goreng di dekat sekolah kami. itu pun kejadiannya udah 3 tahun yang lalu. kami sempat jaim-jaiman. makan 1 piring buat 2 orang yang padahal porsinya tuh 1 piring buat berempat.
keesokannya di sekolah, kami dengan tidak sengaja makan bareng di kantin. mulai cerita ini-itu. buka aib si anu-ani. toyor pundak sono-sini. hingga tercetuslah untuk mengadakan bakar-bakaran di salah satu rumah. pada malam itu, gelak tawa dan canda tak terhentikan.
6 bulan telah berlalu...
kami butuh sesuatu yang menantang. kami haus akan rasa kebahagiaan dari sebuah ikatan persaudaraan kami ini. dan kami memutuskan untuk berangkat ke salah satu gunung di Jawa Tengah. tingginya 3153 mdpl. kami akan mendaki .......
Sindoro/Sindara/Sundoro Mt.
siiiiiiing tiba-tiba bulu kuduk kami semua merinding. semacam 5 kawan di novel 5cm. yang kubaca waktu itu. dan kami sebentar lagi mencoba berdiri di salah satu puncak di Indonesia.
Alhasil kami berhasil mewujudkan mimpi kami. Inilah sekilas foto-fotonya:
waktu itu ga kedapetan tiket kereta. dan ini lagi menunggu bis (20/04/2011) 18.00 WIB

nah! yang ini udah sampe di Wonosobo, JaTeng. kebetulan dapet kenalan dan bisa packing di rumahnya dia. tengks bang bowo ♥
di angkot menuju titik awal pendakian harus bernarsis ria~







nah! yang ini udah sampe di Wonosobo, JaTeng. kebetulan dapet kenalan dan bisa packing di rumahnya dia. tengks bang bowo ♥
di angkot menuju titik awal pendakian harus bernarsis ria~

pemandangan-pemandangan di luar angkot


kami mendaki bertiga belas. posisi di titik awal pendakian (21/04/2011) 09.30 WIB


di hari pertama pendakian

ini di pos 2. foto foto tanggal 21 tak ditampilkan lagi karena sempat di-judge kameranya hilang -__-
penanjakkan di hari kedua~ (22/04/2011) 06.00 WIB
nyampe puncak ngeliat beginian ( OwO)
pemandangan di tanggal 24 pagi (24/04/2011) 05.30 WIB
begaya ^_^
fajar membelai bayangan kami
membingkai bayangan kami dengan cahaya mentari
***
in the end, kami semua cukup puas!!!
Aryl Dwi Fajriawan
Yahya Eka Nugyasa
Galih Ramadhan Adinegara
Dharmawan Rizky Ramadhan
Yona Ramadhana
Stephanie Yolanda
Metrida Ananda Vidiarsi
Khoriyyatul Fadhila
Aprilia Hayuningtyas
Diana Virda Ekaningrum
and, the last ...........
\m/
NB : Yang di sanah, jangan cemburu yaaa!!!
Saturday, February 16, 2013
teruntuk pujangga
biarkan semilir angin menyela di antara helaian rambutmu, bentangan awan menutupi pundakmu, tegarnya tanah menopang massa tubuhmu...dan biarkan aku menjadi jeritan hatimu selama ini
|
Tuesday, January 1, 2013
Tahun Baru 2013
Pertama-tama sebagai ketua forum blog ini saya mengucapkan Happy New Year! Semoga lebih baik dari tahun 2012 dan tahun-tahun yang sebelumnya!
selamat tahun baru 2013 !!!
Mudah-mudahan di tahun ini bisa LULUS UN, MASUK PTN, dan BANYAK REJEKI (aamiin)...
Wednesday, May 30, 2012
when just you can stare at 'it'
Okay sekarang gue mencoba membawa suasana post yang satu ini menjadi ber-genre horror....
Hmm... Awalnya sih gue ga begitu berani sama yang kaya beginian. Soalnya waktu gue ngalamin 'sesuatu'. Hal ini juga dapet dukungan dari sodara kembar gue. Dia jadi saksinya!! So, waktu itu umur gue sekitaran 13 sampe 14 tahunan. Yaa masih kelas 2 SMP lah kalo ga salah inget. Jadi ketika itu begini ....
------
Gue. Gue takjub akan diri gue saat ini. Kenapa? Karena gue sedang merasakan hal-hal yang sangat gue perlukan seusia gue. Well, gue bisa berbuat onar, dan selalu berdandan ala cowok. Yup!! Baju gondrong, celana bahan gondrong dan pake topi jaring adalah favorit gue saat ini. Dan bahkan temen deket cewek gue bilang (nama disamarkan, panggil saja si Arum), "Ih, Dhana lu kok kaya cowok sih?! Kalo lu cowok beneran gue taksir dah lo!!". Semenjak saat itu gue berperilaku sebagai brutalist. Hahaha.. Sempat ada kakak kelas gue (yang gue anggep sebagai abang gue sendiri), "lu mah tomboy-nya ga ketolongan". *wushh.... sumpah dingin banget tuh kata-kata! Untungnya abang gue luh!
Ehem.. lanjut. Ternyata dibalik itu semua mereka tidak tau kelemahan makhluk hemaprodit yang satu ini. Whehehehe... Gue-takut-setan-!-!
Kala itu gue amat sangat parno nyium bau setan. (bukan! bukannya gue bisa ngendus si setan). Yaa, takut harga diri gue luntur, yaa gue tetep stay cool sama kenyataan ini. Sampai suatu ketika, gue ngerasa was-was buat ngerjain pe'er di kamar gue sendiri. Karena takut gue selalu ngeliat ke belakang ketika gue masuk ke dalam kamar. Tapi... lho...? Kok ada yang aneh..?
Seketika itu juga adek gue (kembaran gue) teriak dari belakang gue, "Ih, naa!! Itu ada apaan, na??". Dia ternyata kaget. Pas ke ngintip ke belakang, ada kilatan sinar putih. Teraaaang banget. Tepat banget di belakang gue. Sayangnya, pas berbalik badan, tuh cahaya ngilang ke atas. Dan anehnya semenjak kejadian itu gue ga takut lagi ama yang setan-setanan. DAN TINGKAT PEDEMETER GUE DI SEKOLAH MAKIN MENJADI-JADI.
------
Nah, itu asal muasal rasa ke anti-paranoidan gue. Selain itu, gue banyak ngalamin cerita-ceritahorror lainnya. Berikut nih pengalaman gue ....
1. Cerita ini waktu gue di villa yang ada di puncak di daerah Garut. Keluarga gue emang sering banget jalan-jalan tiap seminggu sekali. Katanya sih dari umur gue 2 bulan gue udah diajak nanjak sama bokap. Bener-bener ekstrem. Kejadian ini sekitar umur gue 7 tahun. Masih segede upil aja gue udah ngeliat yang horror-horror. Kata nyokap sih gue emang pas kecil suka ngeliat, tapi anehnya kok ga nyampe sekarang yah? Eniwei pas gue lagi nginep di villa itu, tiba-tiba ada panggilan alam. Sontak gue bangunin kembaran gue buat nemenin gue nyetor. Pas waktu itu sekitar pukul 22.45 malem (terlalu malem buat anak kecil yang belom tidur). Gue masuk ke kamar mandi. Gue nyalain saklar. Hmm... ternyata lampunya mati. Yowis gue akhirnya nyetor dengan pintu ternganga, dengan ada adek gue berjarak sekitar 3 meter dari depan pintu. Pas gue lagi nyetor, tau-tau adek gue tereak-tereak ketakutan. Nah loh, dia kenapa? Eh gak taunya dia ngeliat ada kuntilanak lagi diri di samping gue sambil nunduk ngeliatin gue. Masih stay cool, gue kelarin tuh tranksaksi. Eh yang bener aja pas gue keluar dari kamar mandi, lampunya nyala! Dan pas gue ngeliat ke arah kamar mandi, Gue Juga Ngeliat Tuh Kuntilanak! Dan dia sedang ngeliat ke arah gue lay!! Gue pun nangis, meski ga ada aer mata yang keluar.
2. Malem jum'at datang!! Dan ide buat camping di halaman rumah adalah ide yang ngebawa gue buat nyeritain hal yang tak wajar ini ke kalian. Ini ketika gue masih kelas 5 SD. Jadi, gue lagi iseng aja gitu ga ada kerjaan. Abisnya jum'at sama sabtu ga ada pe'er, lagian gue juga udah capek maen futsal sama anak-anak erte. Yowes gue ngajak kembaran gue buat bikin perkemahan di halaman. Mulai dari snack, senter, tenda, ampe plkp tidur gue bawa dan gue taro di tenda. Nah, pas menjelang tidur, sekitar 2-3 menit kemudian gue ada bad feeling. Dan ternyata bener! Tiba-tiba aja ada suara jejak kaki nginjek rerumputan di belakang tenda. Kaget, gue langsung bangun. Adek gue ternyata ga denger apa-apa. Malah dia udah nyaris mao tidur. Berasa aneh gue lanjutin lagi. Yang bener aja, tuh suara makin menjadi-jadi. Nyerah, gue bangunin adek gue buat ganti posisi, yakni posisi kepala ngadep ke belakang. Keanehan pun kembali nimpa gue. Tiba-tiba aja ada suara bebek ato soang gitu dari arah pintu tenda. Akhirnya dengan segenap keberanian gue buka mata, bangunin adek gue, geser tenda ke teras rumah. trus tidur di dalem rumah. [For your information : di deket rumah gue ga ada yang ternak bebek ato soang]
3. Ini diambil pas gue berumur 14 tahun. Ketika itu hari jum'at malem. Gue lagi nyisir di depan kaca kamar kakak gue yang cewek, bersama adek gue (oke, emang diantaranya gue lagi sama dia) yang lagi ngerjain pe'er di kasur. Di tengah gue lagi nyisir, dan adek gue lagi nyari-nyari vocab, tiba-tiba ..... "Huuuu.....hiks hiks.... Huu...uuu..... hiks..". Gue diem. Suara dani lagi ngebolak balik halaman jadi pelan. Tiba-tiba suasana hening. Dan gue jadi berinisiatif untuk ke ruang tengah dimana kakak gue dan nyokap gue lagi nonton bioskop transtv. Dani langsung mengiyakan. Mungkin dia juga denger. Soalnya mana mungkin gitu loooh ada cewek nangis jam 11 malem?!!!
4. Alright gue bakal nyeritain tentang pengalaman horror gue pas nanjak. Sebenernya ga cuma gue yang ngalamin ini. Ada Memet, Dhuha, Fatwa yang turut ngalamin satu rangkaian cerita ini. Jadi ini pas waktu gue nanjak tanggal 20-24 april 2011. Ketika itu sudah ampe di puncak tanggal 22 april 2011. Menjelang malem gue tengah mijitin si Dhuha yang lagi masuk angin. Lalu disusul Ridwan yang masuk ke dalem tenda minta dipijitin juga. Tenda disusul sama Fatwa, Memet, dan Dhila. Tenda ini yang tadinya tenda khusus cowok jadi berubah tenda P3K. Nah sekitar pukul 8 malem, si Fatwa iseng pengen makan. Karena ngerasain hal yang sama akhirnya Dhuha duluan yang pergi ke dapur trus disusul Fatwa. Jam 8 malem jadi jam-jam yang enak buat tidur. So, mantan tenda cewek (yang diisi sama April, Galih, Dani, Diana, Yolan, Yahya, Aryl) udah mulai sepi. Gue? Tengah ngangetin kaki si Ridwan pake aer anget (yang kala itu juga makin lama makin mendingin). Buat selengkapnya nanti gue ceritain deh seputar nanjak. Jadi, si Dhuha tiba-tiba pengen nyetor, dia bertranksaksi di samping dapur. Abis itu dia minta diambilin tisu basah sama Fatwa, dan katanya tadinya yang ngasih itu...gue..? Dia marah trus minta Fatwa aja yang ngambilin. Dan si Dhuha kaget pas ngeliat gue lagi ngerombak manset jadi kaos kaki buat Ridwan. Gue cuma bisa tenangin dia, "ah, lu kecapekan kali, ha. udah ridur dulu luh sono." Ampe menjelang tidur pun dia ngomong aneh ke gue, "yon, jangan lupa kalo lu mao tidur pake kerudung dulu."
....
dan gue jawab,"iya, ha."
5. Nah, ini pas gue lagi study tour ke Yogyakarta. Asambaraday, Yogya men! Ah gue juga pengen nge-post tentang Study Tour nih. Bentar yak lagi dalem proses. Kejadiannya pas gue lagi nginep di villa yang ada di Yogyakarta. Saat itu udah pukul 11.23 malem. Dan anak-anak kamar gue yang tadinya merencanakan buat maen UNO, jadi dibatalin gara" udah keburu ngantuk. Dhila sama Yolan bilang pengen maen ke kamar gue, Memet, sama Nana berada. Jadilah mereka berfoto-foto dengan slayer batik baru mereka. Tak lama kemudian si Yolan bilang ke Dhila kalo dia pengen balik ke kamarnya. Yowes lantaran dia keluar. Gak lama ada satu temen gue yang pengen nyetor. Karna dia ga engeh siapa yang ada di kamar mandi, lantaran dia nanya ke Memet.
"Met, itu temen lu si Yolan masih di kamar mandi? Dia udah selese belom?"
"Ah, iya. Udah lama juga ya." sambil ngedumel (dia ga tau kalo di dalem kamar mandi tuh kosong)...
Akhirnya Memet nanya dengan volume lumayan kenceng,"Yol, udah belom lu?"
Sayup-sayup dari dalem kamar mandi terdengar di kuping semua orang yang ada di kamar (Gue, Dhila, Nana, Memet, Annisa Safira, Hesty, Sari, Mitha, Dewi)...."Yak, bentar.. Dikit lagi..."
Si Dhila diem. Trus dia mulai bisik ke gue, Memet, sama Nana."Eh, bukannya tadi si Yolan balik ke kamar yah?"
...
Semua langsung ke posisi tempat tidur masing-masing. Dhila balik ke kamarnya. Sebelumnya, Memet dan gue ngecek pintu kamar mandi. Ternyata kosong.
YAP! Segitu pengalamanhorror gue. Mulai dari gue masih kecil ampe yang tahun ini. Semoga bermanfaat (?)
Hmm... Awalnya sih gue ga begitu berani sama yang kaya beginian. Soalnya waktu gue ngalamin 'sesuatu'. Hal ini juga dapet dukungan dari sodara kembar gue. Dia jadi saksinya!! So, waktu itu umur gue sekitaran 13 sampe 14 tahunan. Yaa masih kelas 2 SMP lah kalo ga salah inget. Jadi ketika itu begini ....
------
Gue. Gue takjub akan diri gue saat ini. Kenapa? Karena gue sedang merasakan hal-hal yang sangat gue perlukan seusia gue. Well, gue bisa berbuat onar, dan selalu berdandan ala cowok. Yup!! Baju gondrong, celana bahan gondrong dan pake topi jaring adalah favorit gue saat ini. Dan bahkan temen deket cewek gue bilang (nama disamarkan, panggil saja si Arum), "Ih, Dhana lu kok kaya cowok sih?! Kalo lu cowok beneran gue taksir dah lo!!". Semenjak saat itu gue berperilaku sebagai brutalist. Hahaha.. Sempat ada kakak kelas gue (yang gue anggep sebagai abang gue sendiri), "lu mah tomboy-nya ga ketolongan". *wushh.... sumpah dingin banget tuh kata-kata! Untungnya abang gue luh!
Ehem.. lanjut. Ternyata dibalik itu semua mereka tidak tau kelemahan makhluk hemaprodit yang satu ini. Whehehehe... Gue-takut-setan-!-!
Kala itu gue amat sangat parno nyium bau setan. (bukan! bukannya gue bisa ngendus si setan). Yaa, takut harga diri gue luntur, yaa gue tetep stay cool sama kenyataan ini. Sampai suatu ketika, gue ngerasa was-was buat ngerjain pe'er di kamar gue sendiri. Karena takut gue selalu ngeliat ke belakang ketika gue masuk ke dalam kamar. Tapi... lho...? Kok ada yang aneh..?
Seketika itu juga adek gue (kembaran gue) teriak dari belakang gue, "Ih, naa!! Itu ada apaan, na??". Dia ternyata kaget. Pas ke ngintip ke belakang, ada kilatan sinar putih. Teraaaang banget. Tepat banget di belakang gue. Sayangnya, pas berbalik badan, tuh cahaya ngilang ke atas. Dan anehnya semenjak kejadian itu gue ga takut lagi ama yang setan-setanan. DAN TINGKAT PEDEMETER GUE DI SEKOLAH MAKIN MENJADI-JADI.
------
Nah, itu asal muasal rasa ke anti-paranoidan gue. Selain itu, gue banyak ngalamin cerita-cerita
1. Cerita ini waktu gue di villa yang ada di puncak di daerah Garut. Keluarga gue emang sering banget jalan-jalan tiap seminggu sekali. Katanya sih dari umur gue 2 bulan gue udah diajak nanjak sama bokap. Bener-bener ekstrem. Kejadian ini sekitar umur gue 7 tahun. Masih segede upil aja gue udah ngeliat yang horror-horror. Kata nyokap sih gue emang pas kecil suka ngeliat, tapi anehnya kok ga nyampe sekarang yah? Eniwei pas gue lagi nginep di villa itu, tiba-tiba ada panggilan alam. Sontak gue bangunin kembaran gue buat nemenin gue nyetor. Pas waktu itu sekitar pukul 22.45 malem (terlalu malem buat anak kecil yang belom tidur). Gue masuk ke kamar mandi. Gue nyalain saklar. Hmm... ternyata lampunya mati. Yowis gue akhirnya nyetor dengan pintu ternganga, dengan ada adek gue berjarak sekitar 3 meter dari depan pintu. Pas gue lagi nyetor, tau-tau adek gue tereak-tereak ketakutan. Nah loh, dia kenapa? Eh gak taunya dia ngeliat ada kuntilanak lagi diri di samping gue sambil nunduk ngeliatin gue. Masih stay cool, gue kelarin tuh tranksaksi. Eh yang bener aja pas gue keluar dari kamar mandi, lampunya nyala! Dan pas gue ngeliat ke arah kamar mandi, Gue Juga Ngeliat Tuh Kuntilanak! Dan dia sedang ngeliat ke arah gue lay!! Gue pun nangis, meski ga ada aer mata yang keluar.
2. Malem jum'at datang!! Dan ide buat camping di halaman rumah adalah ide yang ngebawa gue buat nyeritain hal yang tak wajar ini ke kalian. Ini ketika gue masih kelas 5 SD. Jadi, gue lagi iseng aja gitu ga ada kerjaan. Abisnya jum'at sama sabtu ga ada pe'er, lagian gue juga udah capek maen futsal sama anak-anak erte. Yowes gue ngajak kembaran gue buat bikin perkemahan di halaman. Mulai dari snack, senter, tenda, ampe plkp tidur gue bawa dan gue taro di tenda. Nah, pas menjelang tidur, sekitar 2-3 menit kemudian gue ada bad feeling. Dan ternyata bener! Tiba-tiba aja ada suara jejak kaki nginjek rerumputan di belakang tenda. Kaget, gue langsung bangun. Adek gue ternyata ga denger apa-apa. Malah dia udah nyaris mao tidur. Berasa aneh gue lanjutin lagi. Yang bener aja, tuh suara makin menjadi-jadi. Nyerah, gue bangunin adek gue buat ganti posisi, yakni posisi kepala ngadep ke belakang. Keanehan pun kembali nimpa gue. Tiba-tiba aja ada suara bebek ato soang gitu dari arah pintu tenda. Akhirnya dengan segenap keberanian gue buka mata, bangunin adek gue, geser tenda ke teras rumah. trus tidur di dalem rumah. [For your information : di deket rumah gue ga ada yang ternak bebek ato soang]
3. Ini diambil pas gue berumur 14 tahun. Ketika itu hari jum'at malem. Gue lagi nyisir di depan kaca kamar kakak gue yang cewek, bersama adek gue (oke, emang diantaranya gue lagi sama dia) yang lagi ngerjain pe'er di kasur. Di tengah gue lagi nyisir, dan adek gue lagi nyari-nyari vocab, tiba-tiba ..... "Huuuu.....hiks hiks.... Huu...uuu..... hiks..". Gue diem. Suara dani lagi ngebolak balik halaman jadi pelan. Tiba-tiba suasana hening. Dan gue jadi berinisiatif untuk ke ruang tengah dimana kakak gue dan nyokap gue lagi nonton bioskop transtv. Dani langsung mengiyakan. Mungkin dia juga denger. Soalnya mana mungkin gitu loooh ada cewek nangis jam 11 malem?!!!
4. Alright gue bakal nyeritain tentang pengalaman horror gue pas nanjak. Sebenernya ga cuma gue yang ngalamin ini. Ada Memet, Dhuha, Fatwa yang turut ngalamin satu rangkaian cerita ini. Jadi ini pas waktu gue nanjak tanggal 20-24 april 2011. Ketika itu sudah ampe di puncak tanggal 22 april 2011. Menjelang malem gue tengah mijitin si Dhuha yang lagi masuk angin. Lalu disusul Ridwan yang masuk ke dalem tenda minta dipijitin juga. Tenda disusul sama Fatwa, Memet, dan Dhila. Tenda ini yang tadinya tenda khusus cowok jadi berubah tenda P3K. Nah sekitar pukul 8 malem, si Fatwa iseng pengen makan. Karena ngerasain hal yang sama akhirnya Dhuha duluan yang pergi ke dapur trus disusul Fatwa. Jam 8 malem jadi jam-jam yang enak buat tidur. So, mantan tenda cewek (yang diisi sama April, Galih, Dani, Diana, Yolan, Yahya, Aryl) udah mulai sepi. Gue? Tengah ngangetin kaki si Ridwan pake aer anget (yang kala itu juga makin lama makin mendingin). Buat selengkapnya nanti gue ceritain deh seputar nanjak. Jadi, si Dhuha tiba-tiba pengen nyetor, dia bertranksaksi di samping dapur. Abis itu dia minta diambilin tisu basah sama Fatwa, dan katanya tadinya yang ngasih itu...gue..? Dia marah trus minta Fatwa aja yang ngambilin. Dan si Dhuha kaget pas ngeliat gue lagi ngerombak manset jadi kaos kaki buat Ridwan. Gue cuma bisa tenangin dia, "ah, lu kecapekan kali, ha. udah ridur dulu luh sono." Ampe menjelang tidur pun dia ngomong aneh ke gue, "yon, jangan lupa kalo lu mao tidur pake kerudung dulu."
....
dan gue jawab,"iya, ha."
5. Nah, ini pas gue lagi study tour ke Yogyakarta. Asambaraday, Yogya men! Ah gue juga pengen nge-post tentang Study Tour nih. Bentar yak lagi dalem proses. Kejadiannya pas gue lagi nginep di villa yang ada di Yogyakarta. Saat itu udah pukul 11.23 malem. Dan anak-anak kamar gue yang tadinya merencanakan buat maen UNO, jadi dibatalin gara" udah keburu ngantuk. Dhila sama Yolan bilang pengen maen ke kamar gue, Memet, sama Nana berada. Jadilah mereka berfoto-foto dengan slayer batik baru mereka. Tak lama kemudian si Yolan bilang ke Dhila kalo dia pengen balik ke kamarnya. Yowes lantaran dia keluar. Gak lama ada satu temen gue yang pengen nyetor. Karna dia ga engeh siapa yang ada di kamar mandi, lantaran dia nanya ke Memet.
"Met, itu temen lu si Yolan masih di kamar mandi? Dia udah selese belom?"
"Ah, iya. Udah lama juga ya." sambil ngedumel (dia ga tau kalo di dalem kamar mandi tuh kosong)...
Akhirnya Memet nanya dengan volume lumayan kenceng,"Yol, udah belom lu?"
Sayup-sayup dari dalem kamar mandi terdengar di kuping semua orang yang ada di kamar (Gue, Dhila, Nana, Memet, Annisa Safira, Hesty, Sari, Mitha, Dewi)...."Yak, bentar.. Dikit lagi..."
Si Dhila diem. Trus dia mulai bisik ke gue, Memet, sama Nana."Eh, bukannya tadi si Yolan balik ke kamar yah?"
...
Semua langsung ke posisi tempat tidur masing-masing. Dhila balik ke kamarnya. Sebelumnya, Memet dan gue ngecek pintu kamar mandi. Ternyata kosong.
YAP! Segitu pengalaman
Friday, May 20, 2011
gue 'cinta' dan 'suka' Laruku
Gyaaaaaaa!!!
Kalo udah ngomongin tentang band terkenal yang satu ini, gue rasanya pengen worthless, masuk kamar tiba-tiba, dan jingkrak-jingkrak gak karuan seperti kerasukan setan. Yap! Band satu ini bikin gue tergila-gila dan keranjingan dan kerajinan buat dengerin sejuta lagu mereka. *teriak kenceng
Gatau kenapa deh, saking senengnya gue denger lagu mereka sesaat di media seperti tv, ataupun radio, gue ngerasa deket banget sama ini band. Berasa mang Hyde karaokean di rumah tetangga bersama akang Tetsu, mbo Yuki, dan entong Ken yang setia dengan musik keroncongannya. eeh pas gue cek, ternyata bukan -__-
Dari antara keempat personil ini, gue paling suka Tetsu (the leader of this band) yang notabene Bassist number 1 di negeri sakura tersebut. Wow! How interessting you are, Mang! banzai :D
Tapi bukan berarti gue gak suka atau benci sama personil yang lain. Mereka tetep gue 'suka'. Suka di sini itu beda. Suka di sini adalah gue senang aksi mereka di layar. Mereka mempunyai skill tinggi tentang lagu dan musik. Dan mungkin tanpa ketiga personil tersebut, band ini gak akan komplit.
Takarai Hideto (Hyde) as Vokalist and Song's Writer
Ogawa Tetsuya (Tetsu) as Bassist, Backing Vokal and the Leader
Kitamura Ken (Ken) as Gittarist and Backing Vokal
Awaji Yukihiro (Yuki) as Drummer
Awalnya band ini terdiri atas Hyde (vokal), Tetsu (bass), Pero (gitar), dan Hiro (drum). Namun Hiro keluar karena ingin membuat band dan merasa band ini takkan berjalan dengan baik. Posisi Hiro sebagai drummer diganti oleh Sakura. Namun setelah kedatangan Sakura, Pero keluar dan menyusul bersama Hiro. Dalam hal ini, Tetsu (sang leader) sedang dilanda kebingungan, tatkala Hyde meminta untuk keluar karna semula ia tak bisa bernyanyi, lagipula ia merasa karirnya akan berakhir (selain itu menurutnya menjadi vokalist itu ngga keren). Akhirnya Tetsu memutuskan untuk mencari pengganti Pero. Nah, ketika sedang reuni SMA, Tetsu bertemu dengan teman satu band-nya semasa SMA dahulu, Ken. Tadinya keluarga Ken tak menyetujuinya karena akan membuat Ken lupa akan cita-citanya, dan tidak melanjutkan studinya di bidang arsitektur, namun berhubung Tetsu selalu membantunya mengerjakan tugas-tugasnya dahulu, akhirnya Ken menerimanya. Hyde pun dibujuk oleh Sakura untuk tetap berada di band ini. Akhirnya, Hyde mau menyumbang suaranya untuk lagu-lagu laruku. Konflik antara Ken dengan ayahnya kabarnya ayah Ken masih tidak mau menerima kehadiran Ken di dalam rumahnya.
Awalnya Laruku sempat naik daun dengan posisi seperti ini. Namun, diketahui Sakura terjerat narkoba. Sontak beredar luas di kalangan masyarakat. Nasib Laruku pun berada di ujung tanduk. Namun, Tetsu mencoba untuk mengatasi situasi rumit ini. Sampai akhirnya Tetsu menemui Yuki di sebuah kafe. Ia pun mengajak Yuki sebagai additional personel. Lambat laun, personil yang lain pun setuju untuk merekrut Yuki sebagai personil tetap. Lalu terbentuklah band L'Arc~en~Ciel (biasa disebut Laruku/Laruku en Shieru).
-----
Gue mulai suka sama band ini sejak kelas 4 SD, dan orang yang pertama kali menjodohkannya adalah kakak gue sendiri. Dan dia udah suka band ini sejak SMA. Ampe sekarang pun gue masih 'cinta' dan 'suka' sama band ini. Nah, ini adalah list first nostalgian gue sama laruku :
- Lagu pertama yang gue denger adalah : The Fourth Avenue Cafe
- Lagu pertama yang gue denger di video clip : Blurry Eyes
- Lagu pertama yang gue denger di konser mereka : Trick
- Video pertama yang gue liat : Blurry Eyes
- Konser pertama yang gue liat dan gue yang pertama suka : Grand Cross Concert
- Personil pertama yang gue suka di video clip pertama : Hyde
- Personil pertama yang gue suka di konser pertama: Yuki
- Album pertama yang gue denger : SMILE
- Video clip pertama yang gue suka : Dive to Blue
- Soundtrack pertama yang gue suka : The Fourth Avenue Cafe dan Spirit Dream Inside
See you next time!
Subscribe to:
Posts (Atom)






































.jpg)








