terduduklah termangu
di hadapanku terdapat segelintir peristiwa mewah
mungkin..mungkin ini lebih dari tirai yang menjuntai
lebih dari alunan musik klasik
dan juga mungkin...mungkin lebih dari emas 24 karat
sebenarnya saya terperenjat oleh kenangan
kenangan yang sudah berkarat
yang tak pernah tersentuh selama berbulan-bulan ini
ku sapa lembaran-lembaran kaku itu
bak alunan simphoni ku bercakap
sungguh luar biasa keanehan itu terjadi
begitu merekah di hati dan mulut ini
tak segan-segan meluapkan pikiran ini
dan begitu sesampainya di ujung pembicaraan
hati ini semakin bergetar
semua tumpahan cerita itu perlahan-lahan mengisi jarak kami
yang sebelumnya merenggang
namun... lembaran hanyalah lembaran
hanya khayalku belaka yang menyangka
perasaan ini mengguncang
rasa kekagumanku seperti halnya seorang kelinci terhadap majikannya
ia hanya membalas dengan lengkungan di wajahnya
dan sekali lagi...takkan bisa goyah...kenapa...?
No comments:
Post a Comment