Awalnya sih gue terdenger heran sama film ini. Yah.. hampir semua film gue berfikir kayak gitu. Aneh. Tapi pas gue baca ternyata film itu adalah adopsi-an dari film kartunnya yang judulnya sama, gue cukup tertarik, apalagi gue pernah liat & baca ceritanya di salah satu majalah jejepangan, animonster.
-----
Kisahnya berawal dari seorang pelajar bernama Tanaka Yukio yang biasa dipanggil "Koyuki" oleh teman-temannya merantau hidupnya yang tak kunjung berubah. Kemarin, hari ini, dan besok...semuanya berjalan membosankan! Bahkan itu juga terjadi di grup band di sekolahnya. Ia selalu di kerjai oleh ketua gank di sana. Betapa mirisnya hidup ini. Hingga suatu saat ia bertemu oleh pemuda gitaris band indie top. Saat Koyuki berusaha menolong seekor anjing yang sedang dikerjai oleh para preman (freeman), ia terpojoki dan Ryusuke datang menolong dengan membawa senapan. Meski akhirnya Ryusuke kalah yang ternyata senapannya itu adalah senapan mainan, tapi Koyuki berhasil berkenalan dengan Ryusuke. Sebagai imbalannya menolong anjingnya, Beck, Ryusuke memberikan sebuah gitar kepada Koyuki.
Ryusuke berniat membentuk sebuah band setelah keluar dari band indie lamanya. Ia bertemu dengan Chiba, seorang raja rapper yang ditunjuknya sebagai seorang vokalis. Dan Taira yang juga berasal dari band indie ditunjuk sebagai seorang bassis.
Setiap hari, Koyuki giat berlatih dengan teman barunya yang bernama Saku. Tetapi, ketuanya ketua gank grup band yang di sekolah terusik oleh keberadaan Koyuki dan Saku. Lalu dibantingkannya gitar tersebut. Dibawanya oleh Koyuki ke tempat Ryusuke (tempat pemancingan). Ryusuke pun sangat marah dan menyuruhnya untuk membawa pergi gitarnya. Maho, sang adik dari Ryusuke mencari tau. Koyuki pun bertemu dengan seorang pemancing yang juga sebagai direktur pabrik. Ia bekerja di sana. Dan ternyata seorang pemancing tersebut adalah mantan seorang legendaris gitar. Dan Koyuki pun belajar gitar dengannya.
Dengan perasaan dag-dig-dug, ia mengembalikan gitar di studio musik tempat dimana Ryusuke dan band barunya latihan. Dengan menunjukkan kebolehannya bermain gitar, Koyuki ditunjuk sebagai seorang backing gitar disamping Ryusuke. Dan Saku dianjurkan untuk menjadi drummer. Dan lengkaplah sudah, dan sekarang tinggal mencari sebuah nama untuk band ini. Chiba dengan gesitnya mengusulkan BECK, yang diambil dari nama anjingnya Ryusuke. Dan semua setuju. Dan impian dari band ini adalah bisa manggung di konser Greatful Sounds yang dikutip dari Fuji Rock Festival. Mereka pun berkerja keras untuk bisa merealisasikan mimpinya itu.
-----
Rasa haru, tawa, canda, bahagia, ada di dalam cerita ini. Dan juga kisah asmara antara Koyuki dengan Maho dan Saku dengan salah satu fansnya. Gue pengen banget kayak mereka. Bisa melakukan semua usaha mereka tak hanya dari mulut. Tetapi juga dari hati, fikiran, dan tindakan mereka :O


No comments:
Post a Comment