other homepage

Wednesday, December 22, 2010

saat saat penat

hmm.. sebuah batu yang sudah ada di tengah kebahagiaan. semua tawa, canda, perasaan riang lainnya kini semakin larut di dalam sebuah keterpurukan. batu itu. batu kecil itu mulai memunculkan gerak parasitnya. dia menutupi semua akses komunikasi di antara AKU dengan DIA. kumpalan unsur alam itu pun membesar. berusaha (mungkin sudah terjadi) untuk memutuskan segala hubungan yang ada saat ini. pada zaman ini.

semua rasa persaudaraan seolah hancur senyap tak tersisa. kini hanya sayup2 bisu yang mungkin sudah tak terdengar dari semua ocehan yang ada. rasa sayang dan menyayangi kini pun telak. hanya ada secuil kisah diantaranya.

mengapa?
ku hapuskan kata demi kata dari semua pertanyaan.
ku mencoba tuk terus berdiri tegak di atas semuanya.
kini semangat pun membara dan berkubu2 di dalam hati. apa?
ya. sekarang tak ada yang bisa menggandrungi ku. dan aku pun berdiri tegak diantaranya.
ku pijakkan kaki hingga tak terbaca gerak gerik parasit itu.
hey semua!
sadarkah kalian?
parasit itu mengunggah rasa itu hai, sobat!
pupuklah perasaan kini. kan ku peluk kau sampai kau terasa hangat akan perasaan itu.

semangat ini akan terus tumbuh. sampai ...
sampai kapan ya? hmm..
yaa kita lihat saja nanti. mungkin sobat akan tau jawabnya. ku mohon untuk sadar dari segala kepenatan ini.
jangan sampai kau termakan, sobat! jangan sampai!!

ku kan terus dukung perjuangan ini.

si bisu kan terus berjuang di semua penderitaan.
bernaung
berfikir
melayangkan angan
lalu bertindak
semangat yang terus meluap2, angan yang terus terbang,
harus kai mimpikan semua itu

No comments:

Post a Comment