other homepage

Monday, March 10, 2014

Family's trip to Pangandaran Beach and Green Canyon (10-13 Mei 2013) part 2

(lanjutan)

Sabtu, 11 Mei 2013

Aku sudah selesai mengistirahatkan kepala dan pikiranku. Kulihat mobil ini sedang mengambil ancang-ancang untuk parkir. Langsung saja kugaruk kepalaku yag tidak gatal.
"Jam berapa, teh?" tanyaku
"Udah jam 12 malem lewat."
"Mama mana?" tanyaku lagi sembari mencoba mengarahkan pandanganku
"Lagi ke toilet. Eh, laper gak?"
Oh iya benar! Aku belum makan saat tadi malam! Langsung saja ku anggukkan kepalaku.
"Yaudah beli gih makanan di situ tuh." tunjuk Kak Yoan.
"Dhani juga mauuuuu!" sahut kembaranku yang sontak bangun ketika mendengar kata "makanan". Alhasil, aku dan dia pergi mencari makanan.
Setelah dapat 2 kotak makanan dan 2 gelas minuman kami kembali ke jalan. Kami melewati jalan yang penuh tikungan, tanjakan, tikungan + tanjakan, dan mobil mobil besar seperti truck dan bus.
Lapar terkendali, aku pun melanjutkan hobby-ku (baca: tidur).

Pagi yang masih terlalu pagi, kami turun ke peristirahatan kami yang kedua. Kali ini untuk melaksanakan Sholat Subuh. Yap! Kami melanjutkan jalan selama 4,5 jam!

Dari masjid ini masih memerlukan waktu kira-kira 5 jam untuk menuju TKP. Ya.. waktu yang lumayan lama juga :|

Setelah kami melakukan ibadah, tanpa basa-basi tentunya, kami lanjuuuut lagiiiii!!

--Pukul 09.56--
Jam-jam segar abis bangun tidur. Dilihat kami masih menyusuri jalan. Tiba-tiba...
"Kruyukkk kruyuukkk~"
"Duh,, laperrr." Sahut perutku yang kemudian dikomentariku.
"Makanan tinggal snack-snack aja, ya?" kata Teteh yang mengompori perutku yang selanjutnya diancam olehnya.
Gagal sudah misi perut untuk berpesta. Raut berbeda tampak dari muka sang Kak Ochal yang terheran-heran. Namun, sayangnya itu tidak terlihat oleh semuanya. Bapak terus mengemudikan mobil yang cukup muat untuk keluarga seperti kami.
"Habis ini lewatin mana lagi, Chal?" tanya Bapak sekaligus menyudutkan pikiran-pikiran Kak Ochal.
Dengan muka pokerface khasnya, ia menoleh ke arah bangku supir dan memberi pernyataan yang sama sekali tidak mewakili pikirannya saat itu.
"Kita tersesat jauh sepertinya, Pak..."

Men Topic



Men discussion is for some men who want to express their opinions.

Men really loved that so much! How can? As a woman, partially or at least, they can’t explain as same as men do.

I’m a tomboyish and yet feminine, participate on men topic is such a great meet.
Deeply…. I do. I really do. Even when I want to kill the  time.


Get some statements
Laughing to what they say
Enjoyed so many words that I heard to
And even give some argues for them


God, is it true that I was born as a woman?